Pemerintahan Trump Mencabut Sebagian Pembatasan Ekspor Chip ke Tiongkok

13

Pemerintah AS, di bawah kepemimpinan Presiden Trump, telah melonggarkan pembatasan ekspor semikonduktor seri H200 Nvidia ke Tiongkok. Pergeseran ini, yang dirinci dalam peraturan Departemen Perdagangan yang baru, menandai perubahan penting dalam kebijakan, beralih dari anggapan penolakan permohonan ekspor ke pertimbangan kasus per kasus. Langkah ini mengikuti upaya lobi yang dilakukan oleh CEO Nvidia Jensen Huang dan mencerminkan tindakan penyeimbangan antara masalah keamanan nasional dan kepentingan komersial.

Perubahan Penting pada Aturan Ekspor

Sebelumnya, AS mengontrol ketat ekspor semikonduktor ke Tiongkok karena kekhawatiran chip canggih ini dapat dialihkan untuk keperluan militer. Peraturan yang diperbarui memperkenalkan beberapa ketentuan:

  • Pengujian pihak ketiga: Chip harus menjalani verifikasi independen untuk mengonfirmasi kemampuan kinerja sebelum dikirim.
  • KITA. kecukupan pasokan: Ekspor hanya diperbolehkan jika kebutuhan dalam negeri terpenuhi terlebih dahulu.
  • Batas ekspor: Tiongkok tidak boleh menerima lebih dari 50% dari total produksi buatan AS.
  • Verifikasi pelanggan: Eksportir harus menerapkan prosedur “Kenali Pelanggan Anda” yang ketat untuk memastikan penggunaan akhir yang sah.

Langkah-langkah ini bertujuan untuk mengurangi risiko keamanan sekaligus memungkinkan penjualan tertentu tetap berjalan. Peraturan ini berlaku untuk chip Nvidia H200, sebuah produk berperforma tinggi namun bukan produk paling canggih di jajarannya. Prosesor Blackwell dan Rubin tetap dikecualikan dari pelonggaran pembatasan. Pesaing seperti AMD juga tunduk pada peraturan yang diperbarui ini.

Implikasi Geopolitik

Langkah ini mencerminkan semakin intensifnya perlombaan teknologi antara AS dan Tiongkok. Semikonduktor sangat penting untuk berbagai teknologi, termasuk AI, sistem militer, dan elektronik konsumen. Meskipun AS saat ini memimpin dalam produksi semikonduktor, Tiongkok dengan cepat mengembangkan kemampuan dalam negerinya.

Hal ini penting karena: Membatasi akses Tiongkok terhadap teknologi AS dapat mempercepat inovasi Tiongkok dalam jangka panjang, dan berpotensi mengikis dominasi Amerika. Beberapa orang berpendapat bahwa mengizinkan ekspor yang dikendalikan akan menumbuhkan persaingan dan membuat produsen AS tetap kompetitif. Namun, ada pula yang percaya bahwa akses yang terbatas sekalipun akan memberdayakan kemajuan militer dan teknologi Tiongkok.

Perspektif Nvidia

Nvidia menyambut baik keputusan tersebut, dengan menyatakan bahwa keputusan tersebut “mencapai keseimbangan yang bijaksana” antara keamanan nasional dan kepentingan komersial. Perusahaan tersebut menekankan bahwa peraturan yang diperbarui ini mendukung pekerjaan bergaji tinggi dan manufaktur di AS, dan menuduh para kritikus secara tidak sengaja membantu pesaing asing.

Menurut laporan, perusahaan teknologi Tiongkok telah memesan lebih dari 2 juta chip H200 pada tahun 2026, melebihi kapasitas produksi Nvidia saat ini. Pemerintahan Trump akan memungut biaya tambahan sebesar 25% atas penjualan ini, sehingga memberikan keuntungan finansial sambil tetap mengizinkan ekspor untuk dilanjutkan.

Respons Tiongkok dan Prospek Masa Depan

Khususnya, pemerintah Tiongkok sebelumnya mendorong perusahaan-perusahaan teknologinya untuk memboikot chip Nvidia ketika larangan ekspor sebagian serupa dicabut pada bulan Juli 2023. Hal ini menunjukkan bahwa Beijing mungkin terus memprioritaskan kemandirian bahkan ketika pembatasan di Amerika Serikat dilonggarkan.

H200 memberikan kinerja enam kali lipat dibandingkan model sebelumnya yang dibatasi, dan permintaan kemungkinan akan tetap kuat hingga produksi chip dalam negeri Tiongkok dapat mengejar ketertinggalannya. Keputusan ini memastikan Nvidia mempertahankan aliran pendapatannya sambil mengakui persaingan strategis yang sedang berlangsung dengan Tiongkok.

Situasi ini menunjukkan pendekatan pragmatis terhadap tantangan geopolitik yang kompleks: menyeimbangkan kepentingan ekonomi dengan masalah keamanan nasional dalam lanskap teknologi yang berkembang pesat.