CES 2026: Bangkitnya Laptop yang Dapat Diperbaiki dan Komputasi Hibrid

35

Dunia teknologi berkumpul di CES 2026, dan satu tren jelas muncul: laptop semakin mudah diperbaiki, ditingkatkan, dan bahkan ditata ulang. Meskipun peningkatan prosesor dari AMD, Intel, dan Qualcomm mendominasi berita utama dengan janji kinerja dan masa pakai baterai yang lebih baik, revolusi diam-diam dalam desain mulai terjadi. Produsen akhirnya merespons permintaan konsumen akan umur panjang, kemudahan servis, dan keberlanjutan.

Pergeseran Menuju Modularitas

Selama bertahun-tahun, laptop sengaja dibuat sulit untuk diperbaiki, sehingga mendorong konsumen untuk melakukan penggantian yang mahal. Tahun ini, Dell, HP, dan Lenovo meluncurkan desain baru yang mengutamakan akses mudah ke komponen internal. Tujuannya? Memungkinkan pengguna mengganti keyboard, baterai, dan lainnya tanpa mengganti keseluruhan sistem. Hal ini merupakan kembalinya pendekatan lama, namun perlu dilakukan seiring dengan upaya konsumen untuk melawan keusangan yang direncanakan.

Bahkan laptop gaming, yang biasanya tertutup rapat, kini mulai mengikuti tren ini. Model terbaru MSI kini menawarkan slot RAM dan SSD yang dapat diakses pengguna, menunjukkan bahwa peralihan ini tidak terbatas pada pengguna bisnis atau profesional.

Rilisan Baru yang Penting

Beberapa laptop menonjol di CES 2026:

  • Lenovo ThinkPad X1 Carbon Gen 14: Model ini menampilkan desain “Space Frame” Lenovo, yang memungkinkan akses mudah ke hampir semua komponen internal. Keyboard, baterai, dan bahkan port USB dapat diganti.
  • Dell XPS 14 dan XPS 16: Dell telah menghidupkan kembali lini XPS populernya setelah perombakan merek yang mengecewakan pelanggan. Model-model baru ini menggabungkan desain yang familiar dengan prosesor Intel terbaru dan layar resolusi tinggi.
  • MSI Prestige 14 dan Prestige 16: MSI memperbarui laptop bisnisnya dengan estetika yang lebih bersih dan minimalis. Model-model ini menonjolkan layar OLED yang solid dan masa pakai baterai yang lama, dengan penekanan pada portabilitas.
  • Acer Swift Edge 14 AI dan Swift Edge 16 AI: Acer terus memberikan nilai dengan seri Swift Edge yang diperbarui. Model-model baru ini menggabungkan paduan baja tahan karat-magnesium ke dalam sasis untuk meningkatkan daya tahan dan mengurangi bobot.
  • MSI Raider 16 Max HX: MSI menghadirkan kemudahan servis ke dunia game. Raider 16 Max HX dilengkapi panel belakang yang dapat dilepas untuk memudahkan peningkatan RAM dan SSD, menetapkan potensi standar baru untuk laptop gaming.
  • Asus ProArt PX13 GoPro Edition: Asus telah bermitra dengan GoPro untuk menciptakan laptop portabel tangguh yang dirancang untuk pembuat konten. Perangkat ini dibundel dengan langganan GoPro Cloud Plus selama satu tahun.
  • HP EliteBoard G1a: HP mendobrak batasan dengan EliteBoard G1a, komputer terintegrasi keyboard yang dihubungkan ke monitor eksternal. Konsep hybrid ini mengubah pengalaman komputasi portabel.

Mengapa Ini Penting

Dorongan untuk dapat diperbaiki bukan hanya soal kenyamanan. Hal ini merupakan respons langsung terhadap rasa frustrasi yang semakin meningkat terhadap limbah elektronik dan praktik teknologi yang tidak berkelanjutan. Konsumen menuntut produk yang tahan lama, dan produsen akhirnya mendengarkan.

Pergeseran ini juga menyoroti tren modularitas yang lebih luas di bidang teknologi. Jika laptop dapat dengan mudah ditingkatkan dan diperbaiki, hal ini akan mengurangi kebutuhan akan penggantian yang sering, mengurangi limbah elektronik, dan menghemat uang konsumen. HP EliteBoard G1a, meskipun tidak konvensional, menunjukkan potensi faktor bentuk komputasi yang benar-benar baru.

Pada akhirnya, CES 2026 menandakan titik balik. Industri ini tidak lagi hanya mengejar prosesor yang lebih cepat dan layar yang lebih cerah; ini menangani keberlanjutan jangka panjang dan kegunaan produk-produknya.