Review Lenovo Yoga AIO 27i: All-in-One yang Praktis untuk Penggunaan Sehari-hari

7

Lenovo Yoga AIO 27i adalah versi pragmatis yang menyegarkan untuk desktop all-in-one. Meskipun tidak inovatif, perangkat ini memberikan kinerja yang solid untuk kantor biasa dan tugas kreatif ringan dengan harga yang kompetitif. Mesin ini menonjol karena menghindari harga premium yang sering dikaitkan dengan AIO, menawarkan nilai terbaik tanpa mengorbankan fitur-fitur penting.

Performa Solid dalam Paket Efisien

Pada intinya, 27i memiliki perangkat keras yang mumpuni—khususnya, prosesor Intel Core Ultra 7 255H—yang menangani beban kerja sehari-hari dengan mudah. Pengujian menunjukkan bahwa ia kompetitif dengan mini-PC seperti Mac Mini dan Minisforum X1 AI Pro, bahkan mengungguli model Lenovo Yoga AIO 32i yang lebih mahal dalam tugas multicore. Meskipun grafis terintegrasi (Intel Arc 140T) tidak cocok untuk GPU khusus, grafis tersebut cukup untuk game kasual dan konsumsi media.

Hal penting: Performa 27i lebih dari cukup untuk tugas sehari-hari, termasuk browsing, streaming, dan pekerjaan kreatif ringan.

Keserbagunaan Melampaui Desktop

Yang membedakan AIO ini adalah fleksibilitasnya. Tidak seperti beberapa pesaingnya, 27i menyertakan input HDMI, memungkinkan Anda menggunakan kembali layar 27 inci, 120Hz sebagai monitor mandiri jika komponen internal sudah ketinggalan zaman. Hal ini membuktikan investasi di masa depan, memastikan layar tetap dapat digunakan bahkan ketika kekuatan pemrosesan berkurang.

Keyboard dan mouse yang disertakan dapat diservis, meskipun tidak canggih. Namun, keduanya terhubung melalui satu dongle USB-A, menjaga pengaturan tetap bersih dan sederhana.

Kualitas Tampilan dan Konektivitas

Layar 27 incinya sendiri merupakan kelebihannya, menawarkan resolusi 2.560×1.440 dengan akurasi warna yang baik (99% sRGB) dan kecerahan (479 nits dalam mode HDR). Hasil akhir matte mengurangi silau sehingga nyaman untuk sesi kerja yang panjang.

Konektivitas mencakup lima port USB (tiga Tipe-A, dua Tipe-C) dengan kecepatan 10Gbps, output HDMI untuk pengaturan monitor ganda, dan jack Ethernet. Webcam 5 megapiksel terintegrasi dengan pemancar IR mendukung pengenalan wajah Windows Hello untuk login yang aman dan cepat.

Pertimbangan Jangka Panjang

Salah satu kelemahan potensial adalah RAM yang disolder, yang berarti peningkatan tidak dapat dilakukan setelah pembelian. Hal ini menggarisbawahi pentingnya memaksimalkan konfigurasi RAM pada saat pembelian. Selain itu, sistem pendingin mengeluarkan udara melalui dudukan dengan filter yang relatif kasar, sehingga menunjukkan bahwa akumulasi debu dapat menjadi masalah seiring berjalannya waktu.

Catatan penting: Desain sistem pendingin mungkin memerlukan perawatan sesekali untuk mencegah penurunan kinerja akibat penumpukan debu.

Kesimpulan

Lenovo Yoga AIO 27i adalah desktop all-in-one yang lengkap dan praktis. Ini memberikan keseimbangan yang solid antara kinerja, fitur, dan harga yang terjangkau, menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi pengguna yang mencari pengalaman desktop yang efisien tanpa embel-embel yang tidak perlu. Keserbagunaannya—khususnya input HDMI untuk mengubah tampilan layar—menambah nilai jangka panjang yang tidak dimiliki banyak pesaing.