Layanan streaming bebas iklan Roku, Howdy, kini tersedia melalui Amazon Prime Video. Ini menandai pertama kalinya layanan seharga $3 per bulan ini diperluas melampaui perangkat Roku, sehingga secara signifikan memperluas jangkauannya ke pelanggan Prime.
Howdy: Opsi Streaming yang Berfokus pada Nilai
Diluncurkan pada Agustus 2025, Howdy menawarkan akses ke sekitar 10.000 jam konten dari studio besar seperti Lionsgate, Sony Pictures, Disney Entertainment, Warner Bros. Discovery, dan FilmRise. Perpustakaan ini mencakup campuran judul-judul populer – seperti “A Haunting in Venice,” “Ice Age,” “Weeds,” dan “Kids in the Hall” – bersama Roku Originals.
Layanan ini bertujuan untuk memberikan alternatif yang terjangkau untuk platform streaming yang lebih mahal. Roku memposisikan Howdy sebagai pelengkap layanan premium, bukan pesaing langsung. Untuk berlangganan melalui Prime Video, pengguna harus memiliki keanggotaan Amazon Prime atau Prime Video mandiri.
Ekspansi Strategis dan Konteks Pasar
Langkah Roku untuk mengintegrasikan Howdy dengan Prime Video telah diantisipasi, karena CEO Anthony Wood mengumumkan di CES pada bulan Januari bahwa ekspansi ke platform lain sedang dalam pengembangan. Ekspansi ini merupakan bagian penting dari strategi Roku yang lebih luas untuk meningkatkan kehadirannya di pasar streaming.
Langkah ini dilakukan dua bulan setelah Roku mengakuisisi Frndly TV seharga $185 juta, sebuah layanan yang menawarkan TV langsung, video on-demand, dan fungsionalitas cloud DVR. Howdy kini melengkapi layanan streaming gratis dan didukung iklan andalan Roku, The Roku Channel, yang sudah menjadi platform FAST (Televisi yang Didukung Iklan Gratis) terkemuka dengan lebih dari 125 juta pengguna aktif setiap hari.
Mengapa Ini Penting
Perluasan Howdy oleh Roku menunjukkan tren menuju integrasi layanan streaming yang lebih besar. Menggabungkan layanan dalam platform yang lebih besar seperti Prime Video menjadikan hiburan lebih mudah diakses dan nyaman bagi konsumen. Dengan semakin ketatnya persaingan di dunia streaming, strategi Roku dalam menawarkan opsi berbiaya rendah dan bebas iklan dapat menarik khalayak yang lebih luas. Perusahaan yakin bahwa aksesibilitas dan keterjangkauan akan mendorong jumlah pelanggan.
“Tujuan kami adalah menjadikan hiburan hebat lebih mudah diakses,” kata Gil Fuchsberg, Presiden Langganan, Kemitraan, dan Pengembangan Korporat di Roku. “Perluasan ke Prime Video membangun momentum kami dan memajukan misi kami untuk menghadirkan pengalaman streaming bebas iklan dengan harga yang memudahkan pemirsa di mana pun untuk menikmati konten yang mereka sukai.”
































