X Menjeda Perubahan Pendapatan Kreator Karena Kritik yang Meluas

19

X milik Elon Musk (sebelumnya Twitter) untuk sementara menghentikan perubahan yang direncanakan pada program bagi hasil pembuatnya setelah mendapat reaksi keras dan langsung dari pengguna. Usulan perubahan kebijakan ini akan memberikan bobot pembayaran berdasarkan keterlibatan kreator lokal, sebuah langkah yang bertujuan untuk mengurangi insentif untuk membesar-besarkan penayangan secara artifisial dengan berfokus pada pasar internasional yang lebih besar seperti Amerika Serikat atau Jepang.

Pergeseran yang Diinginkan dan Dasar Pemikirannya

Kepala Produk X Nikita Bier mengumumkan perubahan tersebut pada hari Selasa, menjelaskan bahwa tujuannya adalah untuk mendorong konten yang relevan secara lokal. Platform ini ingin mendisinsentifkan para kreator agar tidak mempermainkan sistem dengan menargetkan wilayah dengan keterlibatan tinggi, alih-alih mendorong percakapan yang lebih beragam dalam komunitas tertentu. Bier berpendapat bahwa X akan menjadi platform yang lebih kuat jika pengguna melihat konten yang disesuaikan dengan negara dan bahasa mereka.

Alasan Kreator Menolak

Pengumuman tersebut langsung memicu kritik karena banyak pembuat konten yang mengandalkan pemirsa internasional untuk menambah pendapatan di pasar yang lebih kecil. Bagi pengguna di negara-negara dengan aktivitas X terbatas, perubahan ini akan sangat mengurangi pendapatan mereka, dan secara efektif menghukum mereka karena terlibat dengan topik global. Kebijakan ini dianggap tidak adil dan tidak praktis, terutama bagi kreator yang sengaja memposting dalam bahasa Inggris atau bahasa umum lainnya untuk menjangkau khalayak yang lebih luas.

Intervensi Musk dan Konteks Latar Belakang

Dalam beberapa jam, Elon Musk menanggapi kekhawatiran pengguna, dengan menyatakan bahwa perusahaan akan “berhenti sejenak untuk melanjutkan hal ini sampai pertimbangan lebih lanjut.” Pembalikan ini menyoroti keputusan kebijakan platform yang tidak menentu di bawah kepemilikan Musk.

X secara agresif memodifikasi platformnya untuk memerangi misinformasi. November lalu, perusahaan menambahkan label negara/wilayah ke profil untuk membantu mengidentifikasi akun tidak autentik dan mengurangi campur tangan pihak asing. Pergeseran pembayaran kreator tampaknya merupakan upaya lain untuk membersihkan platform—tetapi kali ini, hal tersebut menjadi bumerang, dan memengaruhi kreator yang tidak menyebarkan informasi yang salah.

Pembalikan X yang tiba-tiba menggambarkan tantangan dalam menyeimbangkan integritas platform dan keberlanjutan kreator. Perusahaan harus menemukan cara untuk mengekang perilaku manipulatif tanpa merugikan pengguna sah yang mengandalkan keterlibatan global secara tidak proporsional.